Deskripsi Proyek

Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) bersama Synkrona Enjiniring Nusantara (Synkrona) sebagai Konsultan PLTS membentuk konsorsium untuk melaksanakan studi kelayakan terkait integrasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) secara masif ke dalam sistem kelistrikan Jamali (Jawa–Madura–Bali), sebagai pengganti sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang akan dipensiunkan di masa mendatang.

Inisiatif ini menghadirkan tantangan tersendiri karena sistem PLTS bersifat intermiten dan tidak dapat menghasilkan daya konstan seperti pembangkit berbahan bakar batu bara.

Studi ini mengevaluasi kemampuan sistem kelistrikan Jamali melalui simulasi berbasis data irradiance dan data pembangkitan dari wilayah Jawa dan Bali. Dalam pelaksanaannya, AESI dan Synkrona bekerja sama dengan PLN untuk memasang total 54 perangkat pengukuran irradiance surya di berbagai lokasi di Jawa dan Bali.

Data pengukuran tersebut dipublikasikan melalui platform web Indonesia Solar Map dan dapat diakses secara terbuka oleh publik.

Hasil studi menunjukkan bahwa integrasi 9.600 MW PLTS atap dan 4.800 MW PLTS skala utilitas secara teknis memungkinkan untuk diterapkan. Variabilitas pembangkitan energi surya tidak memberikan dampak signifikan terhadap sistem kelistrikan karena lokasi PLTS yang tersebar secara geografis.

Project Detail

LOKASI
Berbagai Lokasi (Jawa – Bali)

KLIEN
European Climate Foundation (ECF)

DURASI PROYEK
2020

SHARE THIS